The Furious

The Furious
Poster film
Hanzi Tradisional火遮眼
Hanyu PinyinHuǒ Zhē Yǎn
JyutpingFo2 Ze1 Ngaan5
SutradaraKenji Tanigaki
Produser
  • Bill Kong
  • Frank Hui
  • Shan Tam
Skenario
  • Mak Tin-shu
  • Lei Zhilong
  • Shum Kwan-sin
  • Frank Hui
Pemeran
Penata musik
  • Elliot Leung
  • Olivia Xiaolin
  • Flying Lotus
SinematograferMeteor Cheung
EditorChris Tonick
Perusahaan
produksi
Edko Films
Zhejiang Hengdian Film[1]
XYZ Films
Distributor
Tanggal rilis
  • 06 September 2025 (2025-09-06) (TIFF)
  • 12 Juni 2026 (2026-06-12) (Hong Kong)
  • 17 Juni 2026 (2026-06-17) (Indonesia)
Durasi113 menit[2]
NegaraHong Kong[3]
Bahasa
  • Inggris
  • Mandarin
  • Tagalog
AnggaranUSD$20 juta[4]
Pendapatan kotorUSD$42 juta[5][6]


The Furious (Hanzi: 火遮眼; Pinyin: Huǒ Zhē Yǎn; harfiah: 'gelap mata'[7]) adalah film aksi berbahasa Inggris Hong Kong tahun 2025 yang disutradarai oleh Kenji Tanigaki, berdasarkan skenario yang ditulis Mak Tin-shu, Lei Zhilong, Shum Kwan-sin dan Frank Hui. Film ini dibintangi oleh Xie Miao, Joe Taslim, Yang Enyou, Jeeja Yanin, Brian Le, Joey Iwanaga, dan Yayan Ruhian, dengan alur cerita yang mengikuti kisah seorang tukang bernama Wei (Xie Miao) yang putrinya diculik, dan dengan bantuan jurnalis Navin (Joe Taslim), ia harus melawan kerajaan kriminal dalam perjalanannya untuk menyelamatkan putrinya.

Film ini ditayangkan secara perdana di Festival Film Internasional Toronto ke-50 pada tanggal 6 September 2025, dan dirilis di bioskop Hong Kong pada tanggal 12 Juni 2026 dan berhasil mendapatkan ulasan positif serta meraup $42 juta dari anggaran sebesar $20 juta

Plot

Di sebuah kota di Asia Tenggara, seorang jurnalis bernama Matia nekat menyelidiki jaringan perdagangan anak yang merajalela, meski suaminya, Navin, telah memohon agar ia pulang. Matia berhasil menemukan anak-anak korban perdagangan manusia dan bertarung melawan para pelaku demi menyelamatkan salah satu dari mereka. Namun, bos komplotan tersebut, Paklung, tiba di lokasi bersama tangan kanannya, Tak, yang bersenjatakan kukri dan panah. Tak membunuh anak tersebut lalu menyandera Matia.

Beberapa bulan kemudian, Wang Wei—seorang duda tunawicara yang bekerja sebagai tukang serbabisa—dikunjungi putrinya, Rainy, yang berharap mereka dapat kembali ke Tiongkok bersama-sama. Saat hari kembali ke Tiongkok kian dekat, Rainy menyampaikan bahwa dia ingin bersama ayahnya dan tidak akan kembali ke Tiongkok. Wei menolak permintaan tersebut, mengingat situasi yang kian berbahaya akibat maraknya perdagangan anak. Keesokan harinya, saat sedang memotong rambut bersama, keduanya terlibat perdebatan yang membuat Rainy kesal lalu bergegas keluar dari salon. Di jalan, Rainy bertemu seorang anak laki-laki Tionghoa yang berjalan pincang. Anak tersebut rupanya merupakan umpan untuk menjebak anak-anak agar dapat diculik oleh komplotan perdagangan manusia pimpinan Song. Wei sempat mengejar dan menghajar para penculik, namun mereka berhasil lolos membawa Rainy. Wei segera melapor ke polisi setempat. Sayangnya, kepala polisi di sana ternyata kaki tangan Paklung yang sengaja menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Dari sinilah, polisi mulai mencurigai bahwa Wei memiliki masa lalu yang misterius.

Sementara itu, Navin menyelidiki hilangnya Matia dengan menyamar sebagai pembeli anak di klub petarung milik Song. Wei, yang berhasil melacak keterkaitan antara komplotan penculik dengan klub tersebut, juga tiba di lokasi yang sama. Salah satu anak buah Song mengenali Wei dan langsung memprovokasi rekannya yang lain untuk menyerang. Di tengah situasi yang kacau, Song memerintahkan anak buahnya untuk sekalian menghabisi Navin. Navin dan Wei pun bahu-membahu menghalau serangan bertubi-tubi. Sempat saling serang karena salah paham, keduanya akhirnya sadar bahwa mereka berada di pihak yang sama dan memutuskan untuk bersekutu.

Setelah memeriksa semua bukti yang dikumpulkan Navin dan Matia, Wei menemukan titik terang usai mengenali sebuah truk pengangkut es yang sama di beberapa foto. Mereka berdua lalu bergerak ke pabrik es milik Song yang diduga menjadi tempat penyekapan anak-anak. Di sana, pertarungan sengit pecah. Wei dan Navin berhasil menumbangkan Song, anak buahnya, serta Ho yang bersenjatakan palu gada. Namun, anak-anak tidak ada di lokasi tersebut. Wei dan Navin kemudian menyiksa Song dengan setruman listrik hingga ia mengaku bahwa anak-anak telah dipindahkan ke tempat bernama "Sarang Ular". Setelah Wei dan Navin pergi, Song mencoba melarikan diri, tetapi Paklung dan Tak keburu datang lalu mengeksekusinya. Belakangan, Ho yang mulai siuman menemukan mayat Song yang telah terbujur kaku.

Di Sarang Ular, Rainy nekat menyerang salah satu penculik untuk memimpin pelarian, meski sebagian besar anak-anak akhirnya tertangkap kembali. Tak lama kemudian, Wei dan Navin tiba di lokasi. Mereka langsung menerjang komplotan tersebut dan berhasil menyelamatkan Rainy. Navin kemudian menyiarkan aksi penyelamatan ini secara langsung (live streaming) lewat akun media sosial Matia, membuat masyarakat dan aparat gempar hingga berbondong-bondong menuju lokasi. Saat para polisi tiba, Kepala polisi secara tiba-tiba memerintahkan pasukannya untuk tetap di tempat dan menghalangi warga agar tidak ikut campur, sementara kawanan penculik tambahan terus berdatangan untuk mengeroyok Wei dan Navin.

Navin mendesak Wei dan Rainy agar segera kabur, sementara ia sendiri yang akan membebaskan anak-anak lainnya. Namun, Rainy meyakinkan Wei untuk tetap tinggal dan membantu Navin. Di saat kritis, Sersan Yadong berani menentang perintah atasannya dan menggerakkan anggota polisi lain untuk meringkus para pelaku dan membebaskan para korban. Berkat aksi brutal Navin dan Wei dalam menahan gempuran musuh, ditambah bantuan dari polisi dan warga sekitar, Rainy beserta anak-anak lainnya berhasil selamat. Yadong juga melumpuhkan salah satu penculik tepat waktu demi menyelamatkan si anak pincang. Anggota komplotan yang tersisa akhirnya diringkus, dan anak-anak yang diculik dapat kembali ke pelukan keluarga mereka. Malam itu, Navin dan Wei terpaksa mendekam di sel tahanan kantor polisi setempat, sementara Rainy dan si anak pincang juga menunggu di sana.

Terungkapnya berita perdagangan anak tersebut membuat ayah mertua Paklung—seorang gembong kriminal besar— mengambinghitamkan Paklung dan menyerahkannya kepada kepala polisi. Paklung pun mengamuk dan membantai ayah mertua, seluruh ajudan, serta sang kepala polisi. Namun, di tengah amukan itu, Paklung secara tidak sengaja menewaskan istrinya sendiri yang sedang hamil. Didorong rasa dendam dan frustrasi, Paklung dan Tak mendatangi kantor polisi untuk melakukan aksi balas dendam total. Mereka membantai seluruh polisi yang tersisa di sana dan membuat Yadong terluka dan pingsan. Wei dan Navin terpaksa menjebol sel tahanan demi melindungi Rainy dan si anak pincang. Pertarungan sengit kembali pecah saat Wei dan Navin harus menghadapi Paklung dan Tak. Di tengah kekacauan, Ho muncul secara tidak terduga dan membabi buta menyerang Paklung, Navin, maupun Wei. Saat berduel dengan Tak, Navin menyadari bahwa Matia telah tewas di tangan Tak Navin terkena tusukan fatal dari Tak, namun dengan sisa-sisa tenaganya, ia berhasil menggigit leher Tak hingga tewas bersama. Di sudut lain, Wei terhantam pagar besi, sementara Paklung berhasil menghabisi Ho. Wei segera menghampiri Navin yang sempat menyampaikan kata-kata terakhirnya sebelum mengembuskan napas terakhir. Selanjutnya, Wei menyergap Paklung hingga keluar gedung dan pertarungan berlanjut di lantai dasar. Wei berhasil memenangkan duel dan memukuli kepala Paklung, sebelum akhirnya dihentikan oleh Rainy. Paklung sempat bangkit dan menyerang Wei kembali, tetapi aksinya dihentikan oleh si anak pincang. Paklung lalu secara tiba-tiba linglung dan memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut, namun ia akhirnya ambruk dan tewas saat sedang berjalan pergi.

Satu bulan kemudian, Wei, Rainy, si anak pincang, dan Yadong bersama-sama melarung abu jenazah Navin ke laut, sekaligus memberikan penghormatan terakhir untuk Matia. Dalam sebuah kilas balik saat berada di dalam sel, Wei akhirnya memberi tahu nama aslinya kepada Navin untuk pertama kalinya. Setelah menaburkan abu, Wei duduk bersama Rainy dan mulai menceritakan seluruh kisah perjalanan hidupnya.

Pemeran

(dari kiri ke kanan) Brian Le, Joey Iwanaga, Joe Taslim, Yayan Ruhian, Xie Miao, dan sutradara Kenji Tanigaki di Festival Film Internasional Toronto 2025
  • Xie Miao sebagai Wang Wei, seorang tukang tuna wicara dengan masa lalu misterius yang merupakan ayah dari Rainy.[8][9]
  • Joe Taslim sebagai Navin, sekutu Wang Wei yang sedang mencari istrinya yang hilang, Matia.[10][9]
  • Yang Enyou sebagai Rainy, putri Wang Wei yang hidup dengan neneknya di Tiongkok.[10][11]
  • Brian Le sebagai Ho, seorang anggota sindikat perdagangan anak, sekaligus “putra” Song.[12]
  • Joey Iwanaga sebagai Paklung, menantu seorang gangster berpengaruh yang sosiopatik sekaligus pemimpin sindikat perdagangan anak.[13]
  • Yayan Ruhian sebagai Tak, tangan kanan Paklung, seorang anggota sindikat perdagangan anak yang bersenjatakan busur panah dan kukri.[14]
  • Jeeja Yanin sebagai Matia Pham, seorang jurnalis investigasi yang berusaha membongkar sindikat perdagangan anak.[12]
  • Sahajak Boonthanakit sebagai Mr. Song, salah satu pengelola sindikat perdagangan anak.[12]
  • Mimi Chu sebagai pemilik salon rambut.[15]
  • Manatsanun Phanlerdwongsakul sebagai Yadong, seorang sersan polisi.[16]

Produksi

Pengembangan

The Furious diumumkan sedang dalam pengembangan pada April 2024, yang akan dibiayai dan diproduksi terutama oleh Edko Films Hong Kong, sementara proyek ini akan berbahasa Inggris dan difilmkan di Thailand, dengan XYZ Films Amerika sebagai co-produser dan menangani penjualan dunia.[17] Anggaran produksi dilaporkan sekitar $20 juta. Kenji Tanigaki diumumkan akan memimpin proyek ini sebagai sutradara, dan Mak Tin Shu ditunjuk sebagai penulis, sementara pemeran ansambel menampilkan jajaran pan-Asia, termasuk Xie Miao dan Yang Enyou dari Tiongkok, Joe Taslim dan Yayan Ruhian dari Indonesia, dan Jeeja Yanin dari Thailand.[10] Kru film sebagian besar terdiri dari penduduk lokal Thailand, sementara tim pemeran pengganti adalah orang Jepang. Gambar pertama dirilis pada 23 Agustus, dengan Brian Le dan Joey Iwanaga diungkapkan sebagai bagian dari pemeran.[18] Pada bulan September, film ini dipresentasikan di pasar proyek Festival Film Internasional Toronto.[19]

Pengambilan gambar

Pengambilan gambar utama dimulai pada bulan April 2024 di Bangkok, Thailand, dan berlangsung selama tiga bulan.[20] Sebuah kantor polisi yang muncul berulang kali dalam film ini dibangun dan direnovasi dari sebuah unit ritel tua di Jalan Surawong, dan digunakan selama 18 hari pengambilan gambar.[21] Pengambilan gambar selesai pada akhir Juli. Pada Mei 2025, musisi Amerika Flying Lotus dilaporkan terlibat dalam memproduksi soundtrack film ini, sementara XYZ Films mewakili film ini di Pasar Film Cannes.[22]

Penerimaan

Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 100% pada 25 ulasan para kritikus adalah positif, dengan nilai rata-rata 8.9/10. Konsensus situs web berbunyi: "The Furious Film ini meledak menjadi tontonan berdarah-darah tanpa henti dengan koreografi seni bela diri yang sangat inventif, di mana sutradara Kenji Tanigaki menghadirkan ekstravaganza aksi brutal dan bak balet."[23]

Chris Bumbray dari JoBlo memberi The Furious nilai 7/10 dan membandingkannya dengan The Raid (2011), menggambarkannya sebagai "perjalanan yang seru dan menyenangkan penonton" meskipun tidak mencapai hype yang sama dengan film yang terakhir karena dialog yang "canggung", pengisi suara yang berlebihan, dan kekurangan teknis, tetapi secara keseluruhan memberikan "adrenalin murni dan keganasan yang menyenangkan penonton" dengan koreografi aksi yang "dinamis dan brutal tanpa henti".[24] Brian Tallerico dari RogerEbert.com menulis bahwa meskipun film ini menderita dialog yang "mengerikan" dan plot yang "konyol", film ini menampilkan aksi laga yang "disutradarai dan dikoreografikan dengan baik" oleh Kenji Tanigaki yang memberikan "adegan pertarungan paling mengesankan dalam beberapa tahun terakhir".[25] Andrew Webster dari The Verge juga memuji film tersebut sebagai "film aksi yang benar-benar tanpa ampun dan brutal", terutama adegan pertarungannya yang "brutal namun seperti balet" dan "kreativitas serta kelincahan" di mana "segala sesuatu dapat menjadi bagian dari koreografi".[26]

Penghargaan

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil Ref.
2025 Festival Film Internasional Toronto ke-50 Penghargaan Pilihan Penonton: Midnight Madness The Furious Runner-up [27]
Festival Film Sitges ke-58 Penghargaan Khusus Juri Menang[a] [28]
Film Panjang Terbaik Nominasi [29]
2026 Penghargaan Film Pertengahan Musim Astra ke-9 Aksi Terbaik Menang [30]

Catatan

  1. ^ Imbang dengan Obsession

Referensi

  1. ^ Patrick, Ian Jeremiah (21 Mei 2026). "Indonesian action stars Joe Taslim and Yayan Ruhian set for Malaysia visit ahead of 'The Furious' release". Malay Mail. Diakses tanggal 29 Mei 2026.
  2. ^ "The Furious [14A]". Alberta Film Classification Office (dalam bahasa Canadian English). 27 April 2026. Diakses tanggal 27 April 2026.
  3. ^ Multiple sources:
  4. ^ Tassi, Paul (12 Juni 2026). "The Best Action Movie Of 2026 Has A 99% Rotten Tomatoes Score And Is Out Today". Forbes. Diakses tanggal 14 Juni 2026.
  5. ^ "The Furious (火遮眼) (2026) - Financial Information". The Numbers. Diakses tanggal 14 Juni 2026.
  6. ^ "The Furious". Box Office Mojo. Diakses tanggal 13 Juni 2026.
  7. ^ 莫匡堯 (10 September 2025). "金像武指谷桓健治導演新戲多倫多首映 打足90分鐘但難攞龍標?". HK01 (dalam bahasa Tionghoa). Diakses tanggal 13 September 2025.
  8. ^ Ramachandran, Naman (6 September 2025). "'Crouching Tiger' Producer's Toronto and Busan Martial Arts Actioner 'The Furious' Aims to Revitalize Genre: 'Pushing the Boundaries'". Variety. Diakses tanggal 7 September 2025.
  9. ^ a b Vejvoda, Jim (25 Maret 2026). "'The Furious': Exclusive Trailer for New Martial Arts Thriller Starring Xie Miao and Joe Taslim". IGN. Diakses tanggal 25 Maret 2026.
  10. ^ a b c Frater, Patrick (25 April 2024). "'Crouching Tiger, Hidden Dragon' Producer Bill Kong Aims to Reset Martial Arts Genre With 'The Furious,' Directed by Tanigaki Kenji (EXCLUSIVE)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Mei 2024. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  11. ^ Fuge, Jonathan (3 Maret 2026). "The Most Hyped Action Thriller of the Year Hits US Fest This Month". MovieWeb. Diakses tanggal 3 April 2026.
  12. ^ a b c Willmore, Alison (13 Juni 2026). "'The Furious' is an Action Nerd's Dream". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2026. Diakses tanggal 13 Juni 2026.
  13. ^ Rife, Katie (10 Juni 2026). "'The Furious' is Action-Movie Excess at Its Most Exhilarating". Inverse. Diakses tanggal 13 Juni 2026.
  14. ^ Evangelista, Chris (10 Juni 2026). "'The Furious' Review: The Best Action Movie of 2026 Will Punch You in the Face". SlashFilm. Diakses tanggal 13 Juni 2026.
  15. ^ Kwok, Ching-yin (17 Juni 2026). "【娛事者︱郭靖言】 《火遮眼》 港產動作暴力極致 五人互搏定成經典" (dalam bahasa Tionghoa). As One Entertainment [zh]. Diakses tanggal 17 Juni 2026 – via Patreon.
  16. ^ Anderson, Jeffrey M. (10 Juni 2026). "The Furious". Common Sense Media. Diakses tanggal 13 Juni 2026.
  17. ^ Mack, Andrew (23 Agustus 2024). "THE FURIOUS: Our First Look as Production Wraps on Kenji Tanigaki's Upcoming Action Flick!". Screen Anarchy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Agustus 2024. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  18. ^ Mack, Andrew (23 Agustus 2024). "THE FURIOUS: Our First Look as Production Wraps on Kenji Tanigaki's Upcoming Action Flick!". Screen Anarchy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Agustus 2024. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  19. ^ Frater, Patrick (23 Agustus 2024). "'The Furious': How Japan's Tanigaki Kenji Elevated a Steaming Bangkok Red Light District Into a Temple of Martial Arts Action (EXCLUSIVE)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2024. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  20. ^ Frater, Patrick (23 Agustus 2024). "'The Furious': How Japan's Tanigaki Kenji Elevated a Steaming Bangkok Red Light District Into a Temple of Martial Arts Action (EXCLUSIVE)". Variety. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  21. ^ Frater, Patrick (23 Agustus 2024). "'The Furious': How Japan's Tanigaki Kenji Elevated a Steaming Bangkok Red Light District Into a Temple of Martial Arts Action (EXCLUSIVE)". Variety. Diakses tanggal 27 Agustus 2024.
  22. ^ Ramachandran, Naman (15 Mei 2025). "Flying Lotus Boards Tanigaki Kenji and Bill Kong's Asian Action Epic 'The Furious' (EXCLUSIVE)". Variety. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  23. ^ "The Furious". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal 3 Juni 2026.
  24. ^ Bumbray, Chris (8 September 2025). "The Furious (TIFF) Review: A banger of a martial arts flick". JoBlo. Diakses tanggal 9 September 2025.
  25. ^ Tallerico, Brian (12 September 2025). "TIFF 2025: Dust Bunny, The Furious, Normal". RogerEbert.com. Diakses tanggal 13 September 2025.
  26. ^ Webster, Andrew (7 September 2025). "Wake Up Dead Man adds a delightfully dark twist to Knives Out". The Verge. Diakses tanggal 8 September 2025.
  27. ^ Hammond, Pete (14 September 2025). "'Hamnet' Wins Oscar-Predictive Toronto Film Festival People's Choice Award". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 September 2025. Diakses tanggal 15 September 2025.
  28. ^ "'The Ugly Stepsister', by Emilie Blichfeldt, Best Feature Film Award at Sitges 2025". Sitges Film Festival. 18 Oktober 2025. Diakses tanggal 18 Oktober 2025.
  29. ^ León, Karla (11 September 2025). "Conoce la programación del Festival de Sitges 2025" [Know the programming of the Sitges Festival 2025]. The Hollywood Reporter (dalam bahasa Spanish). Diakses tanggal 15 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  30. ^ "Hollywood Creative Alliance Announces Winners of the 2026 Astra Midseason Movie Awards" (Press release). The Astras. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.